Terdapat hal yang tidak
menguntungkan bagi perkembangan kepribadian anak tunadaksa, antara lain:
1. Terhambatnya aktivitas normal
sehingga menimbulkan perasaan frustasi
2. Timbulnya kekhawatiran orang
tua yang berlebihan yang justru akan menghambat terhadap perkembangan
kepribadian anak karena orang tua biasanya cenderung over protective.
3. Perlakuan orang sekitar yang
membedakan terhadap anak tunadaksa menyebabkan anak merasa bahwa dirinya
berbeda dengan orang lain.
Hal-hal sebagaimana dijelaskan
diatas, efek tidak langsung akibat ketunadaksaan yang dialami seseorang dapat
menimbulkan sifat harga diri rendah, kurang percaya diri, kurang memiliki inisiatif, atau mematikan kreatifitasnya. Faktor dominan yang mempengaruhi perkembangan kepribadian atau emosi anak adalah lingkungan. Atas dasar itulah presepsi sosial yang dapat menjatuhkan perasaan anak tuna daksa akan berengaruh terhadap self concept-nya. Hal ini disebabkan sikap bela kasihan dari orang lain sering digunakan oleh tuna daksa.

