Minggu, 17 November 2013

KARAKTERISTIK INTELEGENSI ANAK TUNADAKSA

Untuk mengetahui tingkat intelegensi anak tunadaksa dapat digunakan tes yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan anak tunadaksa. Tes tersebut antara lain Hausserman Test (untuk anak tunadaksa ringan),Illinois Test (The Psycholinguistis Ability), dan Peabody Picture Vocabulary Test. Lee dalam Soemantri (2007:129) mengungkapkan hasil penelitian yang menggunakan tes Binet untuk mengukur tingkat intelegensi anak tunadaksa yang berumur antara 3 sampai 6 tahun sebagai berikut:
1.     IQ tunadaksa berkisar antara 35-138.
2.     Rata-rata mereka adalah IQ 57. 

Klasifikasi tunadaksa yang lain yaitu:
1.     Anak polio mempunyai rata-rata intelegensi yang tinggi yaitu IQ 92.
2.     Anak yang TBC tulang rata-rata IQ 88
3.     Anak yang cacat konginetal rata-rata IQ 61
4.     Anak yang sapstik rata-rata IQ 69
5.     Anak cacat pada pusat syaraf rata-rata IQ 74

Pada anak cerebal palsy, kelainan yang mereka derita secara langsung menimbulkan kesulitan belajar dan perkembangan intelegensi. Mereka lebih banyak mengalami kesulitan daripada anak tuna daksa pada umumnya. Mereka banyak mengalami kesulitan dalam komunikasa, persepsi, maupun kontrol gerak. Hasil pengukuran intelegensi anak cerebral palsy tidak menunjukkan kurva normal, semakin tinggi IQ semakin sedikit jumlahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar