Minggu, 17 November 2013

KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN ANAK TUNADAKSA

Terdapat hal yang tidak menguntungkan bagi perkembangan kepribadian anak tunadaksa, antara lain:
1.     Terhambatnya aktivitas normal sehingga menimbulkan perasaan frustasi
2.     Timbulnya kekhawatiran orang tua yang berlebihan yang justru akan menghambat terhadap perkembangan kepribadian anak karena orang tua biasanya cenderung over protective.
3.     Perlakuan orang sekitar yang membedakan terhadap anak tunadaksa menyebabkan anak merasa bahwa dirinya berbeda dengan orang lain.
Hal-hal sebagaimana dijelaskan diatas, efek tidak langsung akibat ketunadaksaan yang dialami seseorang dapat menimbulkan sifat harga diri rendah, kurang percaya diri, kurang memiliki inisiatif, atau mematikan kreatifitasnya. Faktor dominan yang mempengaruhi perkembangan kepribadian atau emosi anak adalah lingkungan. Atas dasar itulah presepsi sosial yang dapat menjatuhkan perasaan anak tuna daksa  akan berengaruh terhadap self concept-nya. Hal ini disebabkan sikap bela kasihan dari orang lain sering digunakan oleh tuna daksa.

Hal lain yang menjadi problem penyesuaian anak tunadaksa adalah perasaan bahwa orang lain terlalu membesar-besarkan ketidakmampuannya. Ketiadaan kesempatan untuk berpartisipasi praktis menyebabkan anak tunadaksa sukar untuk mengadakan penyesuaian sosial yang baik. Demikian juga sikap masyarakat, secara langsung atau tidak langsung memiliki pengaruh yang besar terhadap penyesuaian anak tunadaksa. Sikap masyarakat terhadap anak kondisi ketunaan yang dialami anak tunadaksa seringkali bertentangan dengan penilaian penderita sendiri. Konfrontasi antara sikap masyarakat dengan penilaian anak sendiri terhadap ketunaan, dalam mencari penyelesaiannya terdapat kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut:
1.     Anak tunadaksa mungkin sekali menolak respons lingkungan terhadap dirinya
2.     Mungkin pula anak tunadaksa meninggalakan sama sekali  penilaian terhadap dirinya
3.     Atau mungkin pula anak tunadaksa mencari jalan tengah antara kedua respons di atas.
Berdasarkan latar belakang anak tunadaksa yang mengalami kesulitan dalm proses penyesuaian sosialnya, berikut ini beberapa petunjuk yang dapat digunakan anak tunadaksa dalam mencapai proses penyesuaian sosial yang sehat antara lain:
1.     Hendaknya penderita menghadapi kenyataan secara objektif
2.     Menyadari masalah yang dihadapi di dalam interaksi sosial
3.     Mengusahakan mendapatkan pengobatan atau terapi semaksimal mungkin
4.     Mencari alat bantu atau prothese yang akan membantu meringankan hambatan yang disebabkan oleh kenetraannya
5.     Berusaha mendapatkan pendidikan
6.     Berupaya memberikan bimbingan dan penyuluhan
7.     Berusaha memusatkan perhatian pada kemampuan yang dimiliki


1 komentar:

  1. Sudah bagus broo..tapi sebaiknya di setiap postingan paragrafnya di buat justify..biar krliatan rapi.. Sipp

    http://zuhry-plbuns2012.blogspot.com

    BalasHapus