Terdapat hal yang tidak
menguntungkan bagi perkembangan kepribadian anak tunadaksa, antara lain:
1. Terhambatnya aktivitas normal
sehingga menimbulkan perasaan frustasi
2. Timbulnya kekhawatiran orang
tua yang berlebihan yang justru akan menghambat terhadap perkembangan
kepribadian anak karena orang tua biasanya cenderung over protective.
3. Perlakuan orang sekitar yang
membedakan terhadap anak tunadaksa menyebabkan anak merasa bahwa dirinya
berbeda dengan orang lain.
Hal-hal sebagaimana dijelaskan
diatas, efek tidak langsung akibat ketunadaksaan yang dialami seseorang dapat
menimbulkan sifat harga diri rendah, kurang percaya diri, kurang memiliki inisiatif, atau mematikan kreatifitasnya. Faktor dominan yang mempengaruhi perkembangan kepribadian atau emosi anak adalah lingkungan. Atas dasar itulah presepsi sosial yang dapat menjatuhkan perasaan anak tuna daksa akan berengaruh terhadap self concept-nya. Hal ini disebabkan sikap bela kasihan dari orang lain sering digunakan oleh tuna daksa.
Hal lain yang menjadi problem
penyesuaian anak tunadaksa adalah perasaan bahwa orang lain terlalu
membesar-besarkan ketidakmampuannya. Ketiadaan kesempatan untuk berpartisipasi
praktis menyebabkan anak tunadaksa sukar untuk mengadakan penyesuaian sosial
yang baik. Demikian juga sikap masyarakat, secara langsung atau tidak langsung
memiliki pengaruh yang besar terhadap penyesuaian anak tunadaksa. Sikap
masyarakat terhadap anak kondisi ketunaan yang dialami anak tunadaksa
seringkali bertentangan dengan penilaian penderita sendiri. Konfrontasi antara
sikap masyarakat dengan penilaian anak sendiri terhadap ketunaan, dalam mencari
penyelesaiannya terdapat kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut:
1. Anak tunadaksa mungkin sekali
menolak respons lingkungan terhadap dirinya
2. Mungkin pula anak tunadaksa
meninggalakan sama sekali penilaian terhadap dirinya
3. Atau mungkin pula anak
tunadaksa mencari jalan tengah antara kedua respons di atas.
Berdasarkan latar belakang
anak tunadaksa yang mengalami kesulitan dalm proses penyesuaian sosialnya,
berikut ini beberapa petunjuk yang dapat digunakan anak tunadaksa dalam
mencapai proses penyesuaian sosial yang sehat antara lain:
1. Hendaknya penderita menghadapi
kenyataan secara objektif
2. Menyadari masalah yang
dihadapi di dalam interaksi sosial
3. Mengusahakan mendapatkan
pengobatan atau terapi semaksimal mungkin
4. Mencari alat bantu atau
prothese yang akan membantu meringankan hambatan yang disebabkan oleh
kenetraannya
5. Berusaha mendapatkan
pendidikan
6. Berupaya memberikan bimbingan
dan penyuluhan
7. Berusaha memusatkan perhatian
pada kemampuan yang dimiliki
Sudah bagus broo..tapi sebaiknya di setiap postingan paragrafnya di buat justify..biar krliatan rapi.. Sipp
BalasHapushttp://zuhry-plbuns2012.blogspot.com